Showing posts with label Satuan dan Pengukuran. Show all posts
Showing posts with label Satuan dan Pengukuran. Show all posts

Tuesday, September 22, 2015

Pembahasan Soal Kelas X SMA Besaran, Satuan, dan Pengukuran

1. Skala terkecil dari alat-alat ukur panjang seperti mistar, jangka sorong, dan mikrometer sekrup adalah ....

a. 1 mm; 0,1 mm; 0,01 mm
b. 0,5 mm; 0,1 mm; 0,01 mm
c. 0,1 mm; 0,01 mm; 0,001 mm
d. 0,5 mm; 0,05 mm; 0,005 mm
e. 0,5 mm; 0,01 mm; 0,001mm

Jawaban : A, sangat jelas. 

2. Seseorang melakukan pengukuran tebal buku tulis dengan jangka sorong. Hasil pengukurannya adalah 5,24 mm. Dengan memperhitungkan kesalahan mutlak, pembacaan dari hasil pengukuran tersebut dapat dituliskan menjadi ....

a. (5,24 + 0,01) mm
b. (5,24 + 0,05) mm
c. (5,24 + 0,1) mm
d. (5,24 + 0,5) mm
e. (5,24 + 1) mm

Jawaban : B, cara penulisan hasil pengukuran harus menambahkan angka ketelitian alat yang besarnya setengah dari ketelitian jangka sorong yaitu 0,05 mm. 

3. Sebuah kubus memiliki panjang rusuk 10 cm. Dengan menggunakan aturan angka penting dan notasi ilmiah, volume kubus tersebut adalah ....

a. 1,000 cm3
b. 1 × 10 cm3
c. 1,0 × 103 cm3
d. 1,00 × 103 cm3
e. 1,000 × 103 cm3

Jawaban : C, rusuk = 10 cm, mempunyai 2 angka penting sehingga hasil akhir juga mempunyai 2 angka penting V = r3 = 10 x 10 x 10 = 1000 atau, 1,0 x 103 cm3

4. Sebatang kayu memiliki panjang 10 m. Dari pernyataan tersebut yang disebut besaran adalah ....

a. 10
b. m
c. 10 m
d. panjang
e. kayu

Jawaban : D, panjang merupakan besaran. 10 merupakan nilai dan meter merupakan satuan.

5. Dari sistem besaran berikut ini, yang termasuk besaran pokok dalam sistem SI adalah ....

a. berat
b. muatan listrik 
c. volume
d. suhu
e. kecepatan

Jawaban : D, suhu merupakan salah satu dari 7 besaran pokok.

6. Besaran-besaran berikut ini yang merupakan besaran turunan adalah ....

a. gaya, kecepatan, dan panjang
b. berat, daya, dan waktu
c. massa, waktu, dan percepatan
d. berat, energi, dan massa
e. tekanan, gaya, dan berat

Jawaban : E, tekanan, gaya dan berat merupakan besaran turunan.

7. Besaran-besaran berikut ini yang merupakan besaran pokok tambahan adalah ....

a. panjang
b. massa
c. waktu
d. sudut datar
e. intensitas cahaya

Jawaban : D, yang merupakan besaran pokok tambahan adalah Sudut datar dengan satuan radian dan sudut ruang dengan satuan steradian.

8. Besaran-besaran berikut ini yang tidak termasuk besaran pokok adalah ....

a. panjang
b. massa
c. waktu
d. suhu
e. muatan listrik

Jawaban : E, muatan listrik dengan satuan Coulomb merupakan besaran turunan. 

9. Besaran-besaran berikut ini yang tidak termasuk besaran turunan adalah ....

a. massa jenis
b. momentum
c. jumlah zat
d. tekanan
e. usaha

Jawaban : C, Jumlah zat merupakan besaran pokok dengan satuan mol. 

10. Besaran-besaran berikut ini yang semuanya bukan besaran turunan adalah ....

a. usaha, massa jenis, dan suhu
b. daya, gaya, dan intensitas cahaya
c. luas, panjang, dan volume
d. kuat arus listrik, suhu, dan waktu
e. usaha, daya, dan gaya

Jawaban : D, Kuat arus listrik, suhu dan waktu adalah besaran pokok. 

11. Seorang siswa menunggu bis selama 30 menit. Dari pernyataan tersebut yang menyatakan satuan adalah ....

a. siswa
b. bus
c. 30
d. menit
e. 30 menit

Jawaban : D, menit adalah satuan waktu. 

12. Massa jenis air dalam sistem CGS (cm - gram - sekon) adalah 1 g/cm3. Jika massa jenis ini dikonversikan ke sistem internasional (SI) maka nilainya adalah ....

a. 10 -3 kg/mm3
b. 10 -1 kg/mm3
c. 1 kg/m3
d. 10 kg/m3
e. 103 kg/m3

Jawaban : E, konversi satuan 1 g/cm3 = 103 kg/m3

13. Satuan berat dalam SI adalah ....

a. kg
b. kg.m/s
c. kg.m/s2
d. kg.m3/s
e. kg.m3/s2

Jawaban : C, berat merupakan besaran turunan dengan persamaan w = massa x percepatan gravitasi, sehingga satuannya adalah kg.m/s2

14. Dalam SI, satuan tekanan adalah ....

a. dyne
b. joule
c. pascal
d. newton
e. watt

Jawaban : C, Tekanan merupakan Gaya per satuan luas sehingga mempunyai satuan N/m2 atau disebut dengan Pascal. 

15. Lintasan sebuah partikel dinyatakan dengan x = A + Bt + Ct2. Dalam rumus itu x menunjukan tempat kedudukan dalam cm, t waktu dalam sekon, A, B, dan C masing-masing merupakan konstanta. Satuan C adalah ....

a. cm/s
b. cm/s2
c. cm.s
d. s/cm
e. cm

Jawaban : B, jika x dalam cm, maka Ct2 juga harus dalam cm, karena t dalam sekon maka C harus mempunyai satuan cm/s2

16. [M] [L] [T] –2  menunjukan dimensi dari ....

a. percepatan
b. energi
c. usaha
d. gaya
e. daya

Jawaban : D, jika diperhatikan dari besaran masing-masing dimensi maka diperoleh satuan Kg.m/s 2maka besaran yang mempunyai satuan tersebut adalah Gaya. Ingat F = m.a

17. Jika M dimensi massa, L dimensi panjang, dan T dimensi waktu, maka dimensi tekanan adalah ....

a. [M] [L] [T] –2
b. [ML] –1 [T] –2
c. [M] [L] 2 [T] –3
d. [M] [L] –1 [T] –2
e. [M] [L] –3 [T] –2

Jawaban : D, Tekanan merupakan Gaya per satuan luas sehingga mempunyai satuan Kg.m-1.s-2, dari satuan ini maka dimensi Tekanan adalah  [M] [L] –1 [T] –2

18. Daya adalah usaha per satuan waktu. Dimensi daya adalah ....

a. M L T –2
b. M L2 T –2
c. M L2 T –3
d. M L–2 T –2
e. M L–3 T –2

Jawaban : C, Jika Usaha merupakan Gaya dikali dengan perpindahan maka satuan dari Daya adalah Kg.m2.s-3, sehingga dimensi Daya adalah M L2 T –3

19. Besaran yang dimensinya M L T –1 adalah ....

a. gaya
b. tekanan
c. energi
d. momentum
e. percepatan

Jawaban : D, dari dimensi yang diketahui maka satuan dari besaran tersebut adalah Kg.m/s, besaran yang mempunyai satuan ini adalah momentum.

20. Notasi ilmiah dari bilangan 0,000000022348 adalah ....

a. 22,348 × 10 –9
b. 22,348 × 10 –10
c. 2,23 × 10 –8
d. 2,2348 × 10 –8
e. 2,2348 × 10 –9

Jawaban : D, Notasi ilmiah mempunyai 1 angka di depan koma sehingga ditulis 2,2348 × 10 –8

21. Orde bilangan dari nilai 0,00000002456 adalah ....

a. –10
b. –8
c. 10 –12
d. 10 –9
e. 10 –8

Jawaban : Orde merupakan pangkat dari bilangan 10 dari penulisan notasi ilmiah, 2,456 × 10 –8 maka ordenya adalah –8

by http://www.instafisika.com/2015/02/kelas-x-latihan-soal-besaran-satuan-dan-pengukuran.html

Rangkuman Kelas X SMA Materi Besaran, Satuan dan Pengukuran

1. BESARAN DAN SATUAN



Besaran Pokok merupakan besaran yang sudah ditetapkan terlebih dahulu dan merupakan besaran dasar. 
Besaran turunan adalah besaran yang dijabarkan atau diturunkan dari besaran-besaran pokok ataupun besaran turunan lainnya.
Besaran Pokok, Satuan, dan alat ukur 



Besaran Pokok
Satuan
Simbol satuan
Alat Ukur
Panjang
meter
m
Mistar
Massa
Kilogram
Kg
Neraca
Waktu
Sekon
s
Stopwatch
Suhu
Kelvin
K
Thermometer
Kuat Arus Listrik
Ampere
A
Amperemeter
Jumlah Zat
Mol
mol
-
Intensitas Cahaya
Candela
Cd
Lightmeter


Besaran Turunan dan satuannya

Besaran Turunan
Satuan
Besaran Turunan
Satuan
Luas
Meter persegi (m2)
Massa jenis
Kilogram per Meter kubik (kg/m3)
Volume
Meter kubik (m3)
Gaya
Kilogram Meter per sekon kuadrat (Kg.m/s2)
Kecepatan
Meter per sekon (m/s)
Usaha
Kilogram Meter kuadrat per sekon kuadrat (Kg.m2/s2)
Percepatan
Meter per sekon kuadrat (m/s2)
Daya
Kilogram Meter kuadrat per sekon kubik (Kg.m2/s3)

2. DIMENSI

Dimensi suatu besaran fisika menjelaskan bagaimana suatu besaran fisika tersusun dari besaran pokok.


Besaran Pokok
Satuan
Dimensi
Panjang
m
L
Massa
Kg
M
Waktu
s
T
Suhu
K
q
Kuat Arus Listrik
A
I
Jumlah Zat
mol
N
Intensitas Cahaya
Cd
J

Dimensi besaran turunan

Besaran
Dimensi
Besaran
Dimensi
panjang 
[L]
gaya
[MLT-2]
luas
[L2]
tekanan
[ML-1T-2]
volume
[L3]
energi
[ML2T-2]
Massa jenis
[ML-3]
daya
[ML2T-3]
kecepatan
[LT-1]
Muatan listrik
[IT]
percepatan
[LT-2]
Beda potensial listrik
[ML2T-3I-1]
momentum
[MLT-1]
Hambatan listrik
[ML2T-3I-2]

3. NOTASI ILMIAH

Notasi ilmiah digunakan untuk menyatakan bilangan yang sangat besar atau sangat kecil. Notasi ilmiah dinyatakan sebagai hasil perkalian dari bilangan bulat atau desimal dengan bilangan 10 berpangkat.
Bentuk baku notasi ilmiah suatu bilangan adalah penulisan dalam bentuk a × 10n dengan -10 < a < 10 dan n bilangan bulat.
Contoh, bilangan 325.000.000.000 ditulis sebagai 3,25 × 1011. dan -0,00000016 ditulis sebagai -1,6 × 10-7

4. ALAT UKUR PANJANG



A. Jangka sorong
 

 Contoh :
 
Skala utama menunjukkan angka 2,4, artinya 2,40 cm
Skala nonius menunjukkan angka 7, artinya 0,07 mm
Sehingga hasil pengukuran adalah 2,40 + 0,07 = 2,47 cm



B. Mikrometer Sekrup



contoh :





Skala utama menunjukkan angka 12 artinya 12 mm
Skala setengah bernilai 0,5 mm
Skala bidal menunjukkan angka 16 bernilai 0,16 mm
Hasil pengukuran menunjukkan angka 12,66 mm.



5. ANGKA PENTING

Angka penting adalah angka yang didapat dari hasil pengukuran. Angka penting terdiri dari angka pasti dan angka ragu-ragu (taksiran).

A. Aturan penulisan angka penting: 

  1. Angka bukan nol
  2. Angka nol yang terletak di antara angka bukan nol
  3. Angka nol yang terletak pada deretan akhir dari suatu bilangan decimal 
  4. Angka nol disebelah kanan bilangan bulat (garis bawah merupakan angka diragukan)
B. Hasil perhitungan operasi menurut angka penting: 
  • Penjumlahan dan pengurangan: hanya boleh memiliki satu angka yang ditaksir.
  • Perkalian dan pembagian: jumlah angka penting sesuai dengan bilangan dengan angka penting paling sedikit.
  • Pemangkatan dan penarikan akar: jumlah angka penting sama dengan bilangan yang dipangkatkan atau ditarik akarnya

by http://www.instafisika.com/2015/02/kelas-x-materi-besaran-satuan-dan-pengukuran.html
Posting Lama ►
 

Copyright 2013 Download Soal SMA/MA Gratis: Satuan dan Pengukuran Template by SMP. Powered by Blogger